Sunday, April 24, 2016

HAKKYO BACKPACK : THE REVIEW


I need backpack, for sure. Ya, karena sekarang jarak antara rumah dengan kantor jauh dan harus berusaha mandiri maka transportasi yang kuandalkan sekarang adalah motor. Yap, Indonesia masih mengijinkan motor sebagai alat transportasi pribadi (di Korea Selatan tidak mengizinkan motor sebagai sarana transportasi pribadi melainkan hanya untuk take away restaurant yang mempunyai izin).

Jarak pulang pergi rumah ke kantor 47km (+/- 2 jam 30 menit). Yap lagi. Jauh benar hahaha. Tuntutan hidup, Teman! :) Oleh karena itu saya butuh backpack supaya aman naik motor dan ga ribet sama barang bawaan.

Hakkyo Backpack adalah hasil inspirasi salah satu wirausaha (Atdiva.com) di Jogya yang melihat pangsa pasar di Indonesia akan ngefans-nya Indonesia terhadap style di Korea Selatan.
Bagi saya, tas ini mirip dengan Fjallraven Kanken yang ngetop di Swedish. Saya suka dengan tas ransel ini. Besar memang, tapi itulah yang saya suka. Dan kerennya semua bagiannya dilapisi dengan busa. Harga sekitar IDR 150.000,- belum termasuk ongkir.  Saya suka dengan tas ini dan rekomen banget dengan produknya walau tas ini tidak anti air, tapi yah tetep saya suka. (Notes: produk ini saya beli sendiri dan post ini tidak termasuk bagian iklan yang di sponsori oleh brand tsb).
Semoga karya Indonesia terus maju. Go Indonesia :)


Saturday, April 23, 2016

FROM THE BOTTOM OF MY BROKEN HEART

Banyak yang setuju 2015 adalah tahun terbaik mereka. Well, I am not one of them.
Ketidaksetiaan telah mengakhiri hubungan pertunangan saya dengannya and it hurts like hell. Impian yang sudah dibangun bersama hampir 10 tahun hancur berantakan. Penyesalan? Ada. 10 tahun hancur seperti kena gempa bumi. Gempa yang mengguncang hidup saya. Bahkan saya kehilangan peliharaan saya. Menyesal seandainya saja dulu kami tidak memutuskan bersama untuk memelihara hewan peliharaan, maka mereka tidak akan menjadi korban karena kami.

Teman teman mendukung saya untuk melupakan dia. Ya, hanya cuma punya 1 jalan itu saja. Melupakannya. Bahwa dia bukan orang yang tepat untuk saya. Hidup untuk masa depan, Seandainya segampang itu, saya katakan pada mereka. Tetapi mereka bilang, "kamu cuma punya 1 pilihan itu saja. Jalan maju"

So here I am. Masih berusaha melupakannya. Melewati hari demi hari semoga suatu saat nanti saya dapat melupakanmu. Masih berusaha untuk memaafkanmu. Jika tidak dapat memaafkanmu maka akan sangat sulit untuk melupakanmu. Sulit, tapi harus tetap kutempuh. 
Saya berharap hal ini tidak terjadi kepada siapapun juga. Kesetiaan merupakan suatu hal yang sangat langka sekarang begitu juga dengan cinta. Selamat malam, teman...